Kelebihan Kendaraan Listrik Roda Dua

posted in: Motor Listrik | 0

Kendaraan listrik roda dua diprediksi lambat laun akan menjadi tren, mengingat isu harga bahan bakar yang terus melambung hal ini yang menyebabkan orang akan berpikir ulang tentang kendaraan listrik roda dua ini. Di beberapa kawasan negara maju sudah menuju ke sana, meski saat ini untuk kendaraan listrik masih terus dalam proses. Banyak kelebihan dari kendaraan listrik, meski ada beberapa kelemahan bila dibandingkan dengan kendaraan bermesin konvensional. Pengalaman sehari bersama Zero Motorcyles yang dibawa PT Garansindo Technologies dalam test ride media, membuka tabir yang banyak orang belum tahu tentang kendaraan listrik. Poin-poin yang diambil dari test ride tentang keunggulan kendaraan listrik tersebut adalah:

  1. Sumber tenaga murni dari baterai. Kebanyakan pakai tipe lithium-ion dengan kapasitas beragam dengan menggunakan satuan KWh. Semakin besar ukuran KWh maka akan semakin jauh pula jarak yang bisa ditempuh.
  2. Pengisian ulang. Rata-rata untuk pengisian ulang bisa menggunakan listrik rumah 220 volt. sebagian kendaraan listrik hanya membutuhkan daya sebesar 1.300 watt untuk sekali pengisian.
  3. Lama pengisian baterai. Hal ini juga bergantung pada kapasitas baterai pada kendaraan listrik tersebut. namun rata-rata dari pengisian normal hanya membutuhkan 4 sampai 8 jam dari pengisian kosong sampai penuh. Waktu pengisian baterai ini akan lebih cepat jika menggunakan chargers khusus.
  4. Jarak tempuh. untuk jarak tempuh sendiri bergantung dari kapasitas baterai. Semakin besar kapasitas baterai maka akan semakin lama waktu tempuh dan semakin jauh jarak yang bisa dijelajahi. Rata-rata untuk kendaraan listrik premium bisa menempuh minimal 150 sampai 300 km.
  5. Usia baterai. Untuk usia baterai sendiri tergantung dari pemakaian. khusus untuk kendaraan listrik tertentu, kapasitas baterai akan berkurang menjadi 80 persen dari kapasitas normal setelah pemakaian 500.000 km.
  6. Perawatan sangat minim. Sangat praktis untuk merawat kendaraan listrik ini, karena tidak butuh cairan untuk mesin. Satu-satunya cairan yang ada pada kendaraan listrik ini adalah pada minyak rem saja. Pengganti timing belt pun dilakukan bila sudah di atas 15.000 km.
  7. Akselerasi. Untuk torsi langsung akan dirasakan saat pertama kali handel gas diputar. Sangat bertenaga di semua putaran, kapan pun dibutuhkan.
  8. Bila Terjadi Banjir. Untuk penggunaan di jalanan banjir tidak disarankan. Tapi kalau genangan air biasa tidak ada masalah, karena pabrik sudah proteksi sistem kelistrikan untuk tahan hujan dan saat dicuci.
  9. STNK. Di Indonesia, kendaraan listrik roda dua sudah ada peraturan baku dari pemerintah. Di STNK kolom CC akan diisi ”elektrik”. Sepeda motor ini tidak kena luxury tax, tapi cuma impor duty.
  10. Suara. Tidak ada suara menggelegar dan bising pada kendaraan listrik. Praktis hanya berasa dari sistem penggerak seperti rantai atau belt, bisa juga dari ban. Ini bisa dianggap kelebihan, bisa juga kekurangan.

Leave a Reply