Mengenal Mobil Listrik Tenaga Surya

posted in: Motor Listrik | 0

Perkembangan dunia otomotif memang sangat pesat untuk saat ini, bahkan sebagian dari orang berpikir untuk membuat inovasi terbaru untuk sebuah otomotif yang tidak lagi menggunakan bahan bakar, Hal inilah kenapa sekarang ini banyak sekali inovasi terbaru dari dunia otomotif. Kebutuhan akan kendaraan atau transportasi sekarang ini memang sangat dibutuhkan dari waktu ke waktu orang akan selalu menggunakan kendaraan yang berfungsi sebagai saran transportasi. pertanyaannya adalah apa saja model transportasi yang saat ini sudah dikembangkan? Untuk sekarang ini sudah banyak orang yang menggunakan kendaraan model listrik, seperti mobil listrik, sepeda listrik dan motor listrik dan yang terbaru saat ini dan masih dalam tahap pengembangan adalah  Mobil Listrik Tenaga Surya. yang dimana mobil listrik tenaga surya ini digadang-gadang sebagai salah satu mobil yang hemat bahan akar serta sangat ramah lingkungan. Apakah Anda sudah tahu bagaimana mobil listrik tenaga surya bisa beroperasi? Berikut ini penjelasan tentang mobil listrik tenaga surya yang harus Anda ketahui.

Cahaya matahari memiliki kandungan foton yang banyak. Ketika semua foton itu terkena oleh sel surya, elektron akan menghasilkan sebuah tenaga listrik. Sel surya bisa tereksitasi dikarenakan oleh bahan yang terbuat dari material semikonduktor dengan unsur silikon berlapis negatif dan positif. Prinsip kerja ini disebut juga dengan prinsip photoelectric. Namun sel surya mengandung bahan yang sangat mudah pecah jika sudah terkena air. Oleh Karena itu , komponen ini dibuat dalam bentuk panel plastik atau kaca bening yang kedap dengan air.

Ketika sel surya menghasilkan listrik, listrik bisa disimpan dalam sebuah baterai kering. Nah… baterai kering inilah yang akan difungsikan sebagai daya dari mobil listrik sebagai bahan bakarnya. Jadi, sebuah mobil listrik tenaga surya bisa beroprasi dengan baik berkat daya listrik yang ditampung dari cahay matahari.

Arus listrik dalam sel surya ini harus arus searah atau disebut DC sebesar 3.5 A. Besar tegangan yang dihasilkan akan sebesar 0.4 sampai 0.5 V. Untuk memperoleh output tegangan dalam arus yang diinginkan perlu merangkai panel surya secara seri atau paralel. Rangkaian paralel digunakan dalam panel dengan tegangan atau output yang sama. Untuk memperoleh arus bolak-balik atau AC diperlukan inverter sebagai komponen yang akan membuat arus searah menjadi arus bolak-balik.

Daya yang dihasilkan dalam tenaga surya diukur dengan besaran Watt peak atau disebut Wp. Konversi tenaga surya dalam Watthour atau Wh tergantung pada intensitas cahaya yang dihasilkan. Semakin banyak matahari yang dihasilkan semakin banyak pula hasil konversi tenaga surya. Sel surya juga bisa dibuat tetapi tidak dengan bahan yang mudah dicari. Kita bisa merakit sendiri sel surya tersebut tetapi dana yang dikeluarkan haruslah banyak.

Leave a Reply